Hari-hari di pesantren memberikan warna baru di kehidupan Larang. bukannya belajar ilmu agama. Larang malah sibuk dengan ritual-ritual aneh yang dijalaninya bersama kedua sahabatnya di pesantren. hingga, tiba-tiba sebentuk penyesalan datang padanya. jika mampu, Larang pasti sudah memutar balik waktu namun, jika tidak?